Senin, 27 Juli 2009

GAYA HIDUP ORANG-ORANG KAYA

GAYA HIDUP ORANG-ORANG KAYA

Ada 1 lembaga penelitian sekuler di USA yg meneliti tentang orang-orang
bahagia. Karena ini lembaga sekuler, ukuran bahagia pertama adalah
banyaknya uang, maka lembaga tersebut mensurvey orang-orang kaya (milyuner)
dengan sample awal sebanyak lebih dari 200 ribu orang milyuner.

Dari 200 ribu itu disaring kadar bahagia-nya berdasarkan berbagai parameter
termasuk keluarga tersebut. Hasil saringan terakhir ada sekitar 200 orang
yang dianggap sangat bahagia, karena selain kaya, bisnisnya luar biasa,
menikmati hidup, keluarganya beres. Hasil survey tersebut ditulis dalam
buku karangan Thomas Stanley berjudul "The Millionaire Mind."

Orang-orang kaya tersebut rata-rata sudah berumur, mereka adalah orang kaya
dalam 1 generasi, artinya bukan kaya warisan, tapi kaya dengan modal zero,
alias kerja sendiri. Kemudian orang-orang ini diwawancara satu per satu
secara detail, dan di-summary-kan gaya hidup orang-orang tersebut, berikut
10 gaya hidup :

1. Orang-orang tersebut frugal = hemat, artinya: mereka penuh pertimbangan
dalam memanfaatkan uang mereka. Untuk beli sesuatu, pikir-pikir dulu
sekitar 20 kali, tipe orang yang tanya sama Tuhan tentang segala sesuatu
pengeluaran. Mereka tidak diperbudak mode, meskipun tidak kuno, tapi modis.
Mereka tahu di mana beli barang bagus tapi murah.

2. Orang-orang tersebut selalu hidup di bawah income mereka, tidak hidup
gali lobang tutup lobang alias anti utang.

3. Sangat loyal terhadap pasangan - tidak cerai dan setia!

4. Selalu lolos dari prahara baik dalam keluarga/bisnis (di USA sering
resesi ekonomi, mereka selalu lolos). Setelah ditanya apa kunci lolosnya,
jawabannya: "overcoming worry and fear with The Bible and pray, with faith
to God. We have God and His word."

5. Cara berpikir mereka berbeda dalam segala segi dengan orang-orang
kebanyakan, contoh: kita kalau ke mall, mikir abisin duit, mereka malah
survey mencari bisnis apa yang paling laku di mall. They think differently
from the crowd. Mereka "man of production" bukan "man of consumption."

6. Ketika ditanya kunci suksesnya :
a. Punya integritas = omongan dan janji bisa dipegang dan dipercaya.
b. Disiplin = tidak mudah dipengaruhi, dalam segala hal, termasuk disiplin
dalam hal makanan, mereka orang yang tidak sembarangan konsumsi makanan.
Tidak serakah.
c. Selalu mengembangkan social skill = cara bergaul, belajar getting along
with people, belajar leadership, menjual ide, mereka orang yang
meng-upgrade dirinya, tidak malas belajar.
d. Punya pasangan yg support, selalu mendukung dalam keadaan enak / tidak.
Menurut mereka, integrity dimulai di rumah, kalau seorang suami/istri tidak
bisa dipercaya di rumah, pasti tidak bisa dipercaya di luar.

7. Pembagian waktu/aktivitas, paling banyak untuk hal-hal berikut :
a. Mengajak anak dan cucu sport/olahraga, alasannya, dengan olahraga bisa
meningkatkan fighting spirit yang penting untuk pertandingan rohani untuk
menang sebagai orang beriman, untuk bisa sportif (menerima kenyataan,
tetapi dengan semangat untuk memperbaiki dan menang).
b. Banyak memikirkan tentang investment.
c. Banyak waktu berdoa, mencari hadirat Allah, belajar Firman. Ini menjadi
lifestyle mereka sejak muda.
d. Attending religious activities.
e. Sosializing with children and grand child, ngobrol.
f. Entertaining with friends, maksudnya bergaul, membina hubungan.

8. Have a strong religious faith, dan menurut mereka ini kunci sukses
mereka.

9. Religious millionaire. Mereka tidak pernah memaksakan suatu jumlah aset
sama Tuhan, tapi mereka belajar mendengarkan suara Tuhan, berapa jumlah
aset yang Tuhan inginkan buat mereka. Minta guidance untuk bisnis. Mereka
bukan type menelan semua tawaran bisnis yang disodorkan kepada mereka, tapi
tanya Tuhan dulu untuk mengambil keputusan.

10. Ketika ditanya tentang siapa mentor mereka, jawabannya adalah Tuhan.

By SARI - Editor Komik 5483008/ 5480888 Ext. 3280

Tidak ada komentar: