Rabu, 06 Mei 2009

Tabir Kebahagiaan

Dari milis tetangga

----- Original Message -----
From: "RAHMADSYAH" <rahmad_aceh@yahoo.com>
To: <airputih@yahoogroups.com>
Cc: <aceh_institute@yahoogroups.com>
Sent: 07 Mei 2009 9:11
Subject: [4W4RENESS] Tabir Kebahagiaan


Assalamu'alaikum wr.wb

Salam
kebahagian untukmu shahabat. Semoga dihari yang indah penuh dengan
semangat baru. Harapan besar kita kepada Allah, agar kita selalu
mendapatkan Cinta dan Kasih Sayang Nya. Mudah-mudahan kecemerlangan,
kesuksesan dan keberhasilan menjadi pencapaian bagi kita.

Kebahagiaan
adalah sebuah rasa yang amat dalam. Ia terkadang sulit untuk dilukiskan
dan dijelaskan. Selain ia berbentuk relatif, terkadang menjelaskan
dengan nada-nada indahpun, bukan begitu bunyinya. Karena ia terpatri
dalam sanubari...dan hanya dirasakan bagi mereka menginginkan.

Suatu
siang, digubuk sawah yang kecil. istirahatlah sepasang suami - istri
disana. Istrinya yang setia, sedang menyiapkan makanan untuk suami
tercinta. Satu persatu dikeluarkan makanan telah disiapkan. Begitu
selesai, diajaklah suaminya untuk makan bersama. Sungguh
mesra...sembari makan, lewatlah mobil sedan BMW ditengah jalan, yang
ditemani oleh sawah dan gubuk kecil Sang suami bertutur kepada
istrinya; "
Istriku, alangkah bahagianya bila kita dapat berada dalam mobil itu.
Setiap hari engkau bisa aku ajak jalan-jalan, tanpa kuizinkan matahari
menyengat tubuhmu"...

Dimobil BMW mewahpun,
didalamnya ada suami dan istri, Sedang jalan-jalan kesudut desa. Untuk
menghilangkan penat dikepala akibat kerja dan hiruk pikuk kesibukan
kota. Tatkala mereka melewati gubuk kecil. Ia melihat dua insan penuh
mesra, makan siang bersama. Tiba-tiba terucap olehnya "Istriku...
perhatikanlah mereka yang disana...betapa indah dan bahagia bila kita
dapat duduk dan makan bersama, ditemani oleh padi yang terus
menari-menari bersama angin. Kita dapat merasakan hembusan nafas
alam"...

Shahabatku yang baik...
Barangkali engkau pernah mengeluh, "Mengapa ini terjadi kepadaku"...mungkin
juga engkau berucap, "mengapa aku terus sengsara seperti ini, sampai kapan
?" atau bisa jadi kau mendengar kata-kata mu sendiri"Mengapa hidupku tak
Bahagia ?"...

Shahabat...aku merasakan yang kau alami. Bisa
jadi karena sedikitnya alat tukar belanja ditanganmu, atau mungkin
tempat peristirahatanmu belum senyaman kau harapkan. Atasan dan bawahan
dikantor, tidak semua mendukung pendapatmu. Langkah-langkah besar kau
jalani,belum membuahkan hasil sebagaimana inginmu. Kendaraan yang kau
gunakan masih beroda dua. Mungkin juga engkau ingin melihat tubuhmu,
lebih ideal. Dan masih ada hal lain . Mungkin kalimat-kalimat ini
belumlah cukup mewakili apa yang kau rasakan...

Mari kita sadari bersama. Kekeliruan yang kita lakukan dalam hidup.
Seringkali Karena memFOKUSkan kepada hal-hal yang tak kita miliki. Sehingga
kenikmatan yang kita punya, tak pernah meRASAkanya.

Bukankah
uang Rp.100.000 masih cukup buat kita makan bersama istri, suami dan
anak dirumah? Rumah yang kita tinggali masih bisa melindungi dari
sengatan matahari dan terpaan angin malam? Apakah tatkala pendapatmu
belum diterima dan disetujui, menghalangimu untuk bekerja? Bukankah
hasil yang belum sempurna itu, telah menghasilkan sesuatu bagimu?
Bukankah kendaraan roda dua, masih bisa mengantarkan istrimu belanja,
membawamu kekantor dan mengantar anak-anakmu kesekolah? Sisi yang
manakah lagi ingin kau sempurnakan? Bukankah teman, suami dan anak-anak
mu masih sangat sayang dan bangga akan dirimu?


"Dan
ingatlah tatkala tuhanmu memaklumatkan,"Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, Pasti akan menambahkan (nikmat) kepadamu ; dan jika kamu
mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azabKu sangat pedih". (Ibrahim
; 7)

Shahabatku yang baik...
Kita
diberikan kekuatan oleh Yang Maha Bijaksana untuk memilih. Dari
pilihan-pilihan inilah kita memutuskan. Apakah menjadi Bahagia ataukah
Sedih ? Dan Tuhan tak pernah melarang kita untuk berkeinginan lebih. Karena
salah satu pencapaian dan keberhasil Berkeinginan Besar. Semua kembali
kepada diri kita masing-masing. Doaku untukmu semoga engkau selalu bahagia
...


Kekeliruan yang kita lakukan dalam hidup (Tidak bahagia). Seringkali Karena
memFOKUSkan kepada hal-hal yang tak kita miliki. Sehingga kenikmatan yang
kita punya, tak pernah meRASAkanya.

________________________________
Rahmadsyah
Motivator & Trauma Therapist I081511448147 I Practitioner NLP
www.rahmadsyah.co.cc I YM ; rahmad_aceh

Tidak ada komentar: